CERPEN: Kau Api Bukanlah Air

CERPEN | “Brakk”, helaian-helaian manifestasi dari pohon dilemparkan begitu saja di depan mukaku.  Layaknya seperti  pedagang kaki lima yang membuang sisa makanan di tepi jalan. Terbuang sia-sia dan tidak akan ada yang memungutnya, kecuali binatang liar. Sekarang helaian-helaian itu bahkan tidak menarik minat binatang liar. Tidak bisa dimakan, alasan yang tepat dari binatang liar.

CERPEN | Untuk Siapa Mawar Putih?

CERPEN | Untuk Siapa Mawar Putih? – Kepalan tangan ini semakin mengeras, andai ada batu bata sudah kubelah menjadi dua. Pertanyaannya sekarang, apakah asuransi menanggung biaya pengobatan jika aku melakukan tindakan pamer kekuatan ini. Pihak kedua sebagai korban sudah jelas tidak akan menuntut ganti rugi. Pernahkah batu bata menuntut ganti rugi?

C E R P E N | Kutukan atau Perisai Magic

Kutukan atau Perisai Magic? – Tik, tok, tik, tok. Kira-kira begitu bunyi jarum arloji yang berbentuk bulat dengan lambang huruf “ D” dan “G” yang setengah menyatu. Kupandang arloji berwarna hitam untuk yang ke lima kali. Keterlaluan, operator belum menyuarakan tanda-tanda pesawat akan lepas landas. Sudah sembilan puluh menit dari jam penerbangan seharusnya. Pernah kubaca …