Sebuah Trend Akronim Baru di Sosial Media #PAP, BAE, QOTD

Telah dibaca 7.859 kali

-Sebuah Trend Akronim Baru di Sosial Media-

“#QOTD: Home is wherever I’m with you. Love you #BAE #PAP”

Buat kalian para pengguna media sosial pasti udah sering ya liat caption (ala-ala) yang diatas. Akronim atau singkatan kata memang sering digunaan di media sosial karena cenderung lebih ringkas dan jelas –jadi gak bikin followers bosen baca caption–. Tapi akronim yang digunakan bukan sembarang akronim yang dibuat sendiri dan hanya bisa dimengerti sendiri ya. Lalu kalau tidak dibuat sendiri, siapa penemu akronim?

Perkembangan Akronim Masa Kini

Jawabannya, siapa saja bisa menjadi penemu akronim baru, namun yang perlu diperhatikan adalah seberapa popular akronim itu. Sebenarnya akronim atau singkatan kata sudah ada sejak jaman Romawi kuno, namun hal ini semakin sering digunakan pada abad ke-20. Di Indonesia sendiri, akronim sudah ada sejak dulu, contohnya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), HUT (Hari Ulang Tahun), dll (dan lain-lain). Akronim-akronim ini awalnya hanya digunakan oleh satu kelompok tertentu, kemudian menyebar ke kelompok lainnya melalui komunikasi oral. Lalu pada era milenial, akronim mulai menyebar dengan cepat melalui internet di diskusi situs-situs online. Tak jarang dari diskusi inilah muncul akronim-akronim baru, yang kemudian menyebar melalui postingan atau hastag di media sosial seperti friendster (yang pernah punya: angkatan lawas), twitter, facebook atau instagram

Seiring dengan perkembangan zaman, ada semakin banyak penemuan akronim baru. Temuan-temuan baru inilah yang sering bikin kita tanya-tanya sendiri apa sih artinya dan kadang nebak-nebak sendiri artinya. Bahkan, tidak sedikit orang yang salah mengartikannya. Dan tak sedikit pula orang yang ikut-ikutan pakai akronim ini padahal tidak tahu artinya, dengan alasan supaya terlihat up to date.

Update Akronim di Medsos

Nah, buat kamu yang gak mau out of date, ini ada list akronim yang pasti sering kamu lihat di postingan temen atau followers kamu di media sosial dan mungkin belum kamu ketahui artinya.

  • PAP adalah singkatan dari Post A Picture yang artinya mem-posting sebuah foto. Akronim adalah singkatan yang (lumayan) baru dan mulai banyak digunakan di media sosial atau diskusi online.
  • BAE (Before Anyone Else) adalah akronim yang sering digunakan oleh pasangan kekasih. Akronim ini biasanya digunakan sebagai panggilan sayang kepada orang terpenting dalam hidupnya misalnya pasangan orang tua atau sahabat.
  • QOTD adalah akronim dari Quote Of The Day yang sering muncul dengan hastag. QOTD biasanya digunakan sebagai pemahbah dalam postingan dengan kata-kata mutiara.
  • Akronim lainnya yang sering muncul dengan hastag adalah OOTD. OOTD adalah singkatan dari Outfit Of The Day. Akronim ini biasanya muncul pada postingan foto pakaian hits yang sedang yang digunakan.
  • LOL adalah akronim yang paling sering dan (mungkin) paling lawas digunkaan dalam chatting online. LOL merupakan singkatan Laughing Out Loud yang artinya tertawa sangat keras.
  • Setelah LOL, kemuadian ada gaya tertawa terbahak-bahak hingga berguling di lantai yaitu ROFL yang merupakan singkatan dari Rolling On the Floor Laughing.
  • Nah yang satu ini yang sering disalah artikan orang banyak. Biasanya orang-orang menggunakan akronim ini untuk update status di pagi atau siang hari dengan emoticon orang menguap. Kalau orang Indonesia banyak yang mengira BRB adalah singkatan dari BaRU Bangun, tapi sesungguhnya BRB adalah singkatan dari Be Right Back, yang artinya akan segera kembali. –digunakan pada saat chatting, mungkin dia kebelet kencing, atau harus pergi sebentar –
  • Dan yang terakhir adalah COD, akronim ini muncul seiring dengan perkembangan jual beli.  COD adalah singkatan dari Cash On Delivery yang artinya pembayaran bisa dilakukan saat barang diterima.
The following two tabs change content below.

Andraeni Putri

Tentor Bahasa Inggris di Bimbel Krishna Learning Center

4 Balasan untuk “Sebuah Trend Akronim Baru di Sosial Media #PAP, BAE, QOTD”

  1. Mau tanya nih kak. Kok “OOTD” kakak kategorikan akronim ya?. OOTD kan gak bisa dibaca seperti kata, baik ketika digunakan dalam bahasa asing maupun Bahasa Indonesia. Sebab seperti yang kita ketahui, bahwa akronim itu adalah gabungan beberapa huruf awal dari beberapa kata yang ketika digabungkan dapat diperlakukan seperti satu buah kata (baru). Mohon penjelasannya kak

  2. Mau tanya nih kak. Kok “OOTD” kakak kategorikan akronim ya?. OOTD kan gak bisa dibaca seperti kata, baik ketika digunakan dalam bahasa asing maupun Bahasa Indonesia. Sebab seperti yang kita ketahui, bahwa akronim itu adalah gabungan beberapa huruf awal dari beberapa kata yang ketika digabungkan dapat diperlakukan seperti satu buah kata (baru). Mohon penjelasannya kak makasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.