Telah dibaca beberapa kali
Hallo sahabat KLC, Salam Gerbang Mapan. Nah, kali ini mimin akan membagikan tips and tricks untuk teman-teman yang sedang atau masih mengalami kesulitan dalam berbahasa Inggris, yang merasa terintimidasi oleh tenses dan grammar bahasa Inggris, mimin ada beberapa tips and tricks nih. Mau tahu?
Pertama, struktur dasar kalimat bahasa Inggris (EN). Struktur dasar kalimat bahasa Inggris agak berbeda dengan bahasa Indonesia (ID). Kalimat utuh dalam ID minimal punya Subyek dan Predikat. Dalam EN, minimal harus ada Subyek dan Verb.
Contoh gampangnya:
ID EN
Saya Daniel. I am Daniel.
Kamu makan. You eat
Dia di Bali. He is in Bali.
Dari contoh di atas, kita bisa lihat bahwa subjek (saya, kamu, dia) dalam ID bisa langsung diikuti kata benda (Daniel), kata kerja (makan), bahkan keterangan tempat (di Bali.) Dalam EN tidak bisa, harus ada kata kerja.
I Daniel bukan kalimat utuh, karena belum ada kata kerjanya. Oleh karena kalimat itu sebenarnya tidak menunjukkan kegiatan apa-apa, maka kata kerja yang kita pakai adalah am : I am Daniel.
Berbeda dengan ‘You eat’. Eat sudah kata kerja, jadi kalimatnya sudah aman.
Nah, berdasarkan struktur dasar bahasa Inggris tadi, kita hanya perlu jeli membedakan dua jenis kalimat dasar ini: kalimat ‘status’ dan kalimat ‘aksi’.
Contoh kalimat status:
Kamu cantik. You ARE beautiful.
Aku lapar. I AM hungry.
Dia pacarku. He IS my boyfriend.
Karena nggak ada aksinya, kita harus pakai IS/AM/ARE dalam kalimat status ini.
Kalimat aksi itu seperti apa?
Kamu pergi. You GO.
Aku kangen kamu. I MISS you.
Kamu pilih dia. You CHOOSE him.
go, miss, dan choose ini aksi, kata kerja.

Kedua: bahasa Inggris itu sangat peka terhadap waktu. Itu sebabnya mereka punya yang namanya tenses. Konon, ada 16. Tapi jangan pusing dulu. Ada yang perlu kita cermati untuk tahu harus pakai tenses yang mana: hubungan antara terjadinya suatu kejadian dengan waktu kita bicara. Ini kunci utamanya.
Misalnya, aku sedang bicara sekarang. Aku mau cerita tentang:
– tadi pagi makan indomie I ate indomie
– ini lagi makan indomie I am eating indomie
– nanti mau makan indomie lagi I will eat indomie
– setiap hari makan indomie I eat indomie
Atau mau cerita tentang:
– dulu di Jogja I was in Jogja
– sekarang di Ubud I am in Ubud
– besok di pelukanmu I will be in your arms.
Dua hal itu harus dikuasai dulu. Nanti, kalau sudah, kita bisa mulai dengan yang lebih kompleks: ketika ada dua kejadian terjadi. (I was sleeping when he called.)
Ketiga: berbeda dengan bahasa Indonesia yang subyeknya selalu subyek pembicaraan, bahasa Inggris cenderung menggunakan orang sebagai subjek, apa pun yang sedang dibicarakan.
Misalnya:
Kakiku patah. I broke my leg.
Tanganku keslomot. I burned my hand.
Ini juga tercermin dari caranya menunjukkan kepemilikan:
Buku saya ~ my book
Pacarku ~ my boyfriend
dst.
Nah, itu tadi dari sisi tata bahasanya. Pada intinya kalian tidak usah merasa takut untuk belajar Bahasa Inggris tingkatkan kepercayaan diri kalian dan mimin yakin pasti kalian bisa. Cukup segini aja dulu ya. Lain kali kita sambung lagi. Selamat belajar.
Mr Lanang
Latest posts by Mr Lanang (see all)
- Tips and tricks : Cara Mudah Belajar Bahasa Inggris - 25 Januari 2022
- Expressing Feelings (Menyatakan perasaan) - 27 Januari 2021
