11 SMA – Biologi – Sistem Saraf

Telah dibaca beberapa kali

Haloo untuk adik-adik hari kita akan mebahas tentang sistem saraf, nah disini kita akan belajar bahasa yg sederhana dan mudah dipahami. Ayo kita angsung ke materinya ya!

Apa itu sistem saraf?

Jika kita berbicara tentang saraf, mungkin ada beberapa hal yang kalian pikirkan atau mungkin juga ada beberapa yg masih bingung dan bertanya dalam hati “saraf itu seperti dan bagaimana sih?”

Jadi sistem saraf sebenarnya merupakan system organ dalam tubuh manusia yang terdiri dari serabut atau serat-serat yang saling berhubungan. Nah kenapa mereka saling berhubungan? Karena mereka berfungsi untuk membawa impuls (rangsangan) dari sistem indera dan berakhir di efektor (otot atau kelenjar). 

Kenapa disebut serat? Karena saraf ini tersusun oleh sel saraf yang jumlahnya sangat banyak bahkan mencapai jutaan. Karena jumlahnya yg banyak ini dan sel saraf itu saling berhubungngan atau saling menyambung maka kalau dilihat, secara sederhana dikatakan mirip serabut atau serat. Seperti gambar di bawah, paham ya?

Nah sel saraf ini biasanya juga disebut neuron, ingat ya NEURON bukan nefron. Berikut struktur dari neuron.

Sekilas tentang Neuron

Di atas adalah gambar dari neuron, untuk lebih mudah mengingat neuron kita bagi jadi tiga bagian ia, 1. Dendrit, 2. Badan sel, 3. Akson

  1. Dendrit merupakan juluran sitoplasma yang berukuran pendek, dendrit ini berfungsi untuk menerima rangsangan dari lingkungan dan dihantarkan ke badan sel. Pada dendrit ini terdapat badan Nissl, badan nissl ini memiliki fungsi yang sama seperti reticulum endoplasma kasar.
  2. Badan sel, pada badan sel terdapat nucleus, disini impuls mulai di proses kemudian dihantarkan ke akson.
  3. Akson, akson merupakan juluran sitoplasma yang panjang. Akson memiliki dua bagian yaitu ujung awal akson/pangkal akson (akson hiilock) dan ujung akhir akson ( akson terminal). Akson terminal ini nanti yang menjadi penghubung dengan dendrit akson yang lain. Selain itu pada akson juga terdapat selubung myelin yang berfungsi untuk melindungi akson dan memberi nutrisi. Pada selubung myelin terdapat sel schwann yang berupa lemak dan menghasilkan selubung myelin. Nah, bagian akson yang tidak tertutupi oleh selubung myelin disebut nodus ranvier, nodus ini berperan untuk mempercepat jalannya impuls.

Bagaimana paham dengan materinya? Untuk mempermudah adik-adik mengingat, kita umpamakan neuron ini adalah tangan kita ya, JARI TANGAN ADALAH DENDRIT, TELAPAK TANGAN ADALAH BADAN SEL DAN LENGAN KITA ADALAH AKSON. Selamat mencoba.

Untuk lebih menguatkan ingatan adik-adik, ayo coba kita latihan ya jadi cobalah buat kesimpulan tentang materi di atas pada buku catatan kalian ya!

Nah semoga artikel di atas menambah pengetahuan kalian ya, oh iya jangan lupa untuk membaca artikel kami yang lain ya, yang tentu saja sangat menarik loh hihi!

Editor : -ND-

The following two tabs change content below.

Novi Yuniari

Tentor Biologi di Bimbel Krishna Learning Center

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.