Selulit VS Stretch Mark (Problem Zaman Now)

Telah dibaca 80 kali

Untuk setiap kaum wanita pastinya mengidamkan memiliki kulit putih, mulus, nan bersih. Namun belakangan banyak remaja mengalami masalah kulit yang dianggap sebagai salah satu momok sehingga membuat rasa percaya diri berkurang, akibat adanya garis-garis  halus di sekitar kulit. Eits, yang mengalaminya tidak hanya para wanita saja, priapun bisa mengalami hal yang sama juga lhoo. Garis-garis halus yang ada di sekitar paha,  bokong, perut, payudara, lengan atau di daerah lainnya sering kita sebut dengan selulit dan ada juga beberapa menyebutnya dengan stretch mark.

Di masyarakat istilah selulit dan stretch mark sering dianggap sebagai masalah kulit yang sama. Padahal sebenarnya selulit dan stretch mark merupakan masalah kulit yang berbeda. Untuk selengkapnya silahkan disimak penjelasan berikut.

Perbedaaan selulit dan stretch mark

Selulit

Selulit merupakan kelainan metabolis jaringan subkutan (lapisan pada kulit) akibat dari penambahan jumlah sel lemak. Selulit ditandai dengan permukaan kulit yang terlihat tidak rata seperti bergelombang hingga terbentuk nodul-nodul.

selulit
selulit

Sehingga tampak seperti kulit jeruk atau kasur. Yang dapat diakibatkan oleh diet yang salah, metabolisme tubuh yang kurang baik, jumlah  lemak tubuh yang meningkat dan dehidrasi.

Stretch mark

Biasanya juga dikenal dengan istilah Striae distensae merupakan atrofi  kulit yang diakibatkan oleh peregangan kulit yang berlebihan. Dalam beberapa kasus diyatakan bahwa pada masa remaja lebih rentan terkena masalah kulit ini karena saat usia tersebut terjadi peningkatan ukuran di beberapa bagian tubuh. Selain itu stretch mark juga dapat diakibatkan oleh obesitas, peningkatan berat badan yang cepat dan penurunan berat badan yang cepat.

Stretch Mark

Penyebab dan cara mengatasinya

Untuk informasi tambahan umumnya masalah selulit maupun stretch mark yang dialami remaja dikarenakan kurangnya mengkonsumsi buah dan sayuran, karena kita lebih menyukai makanan siap saji yang kandungan lemaknya lebih tinggi sehingga tubuh kelebihan lemak dan keelastisan kulit menjadi  berkurang.

Salah satu alternative yang dapat dilakukan sehingga terhindar dari masalah kulit ini yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga berat badan tetap ideal,  untuk tipsnya silahkan buka artikel yang telah di share sebelumnya “Menurunkan berat  badan? Jangan diet, itu berat. Kamu ngga akan kuat, biar aku kasi tau saja tipsnya!”

The following two tabs change content below.

Novi Yuniari

Tentor Biologi di Bimbel Krishna Learning Center

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.