Universitas Terkemuka: Lulusan Handal atau Biasa Saja?

Telah dibaca 57 kali

Hai reader KLC. Tulisan kali ini saya akan membahas mengenai pro kontra dalam konten pendidikan tinggi. Yaitu tentang keberadaan universitas terkemuka yang selalu diidam-idamkan oleh lulusan sekolah menengah atas sederajat. Keberadaan universitas terkemuka sudah dibicarakan siswa di tingkat akhir sekolah menengah atas sederajat sejak awal tahun pelajaran. Siswa sekolah menengah atas sederajat mulai mencari informasi kemanapun (guru, orang tua, internet, radio, dan media lainnya).

Sebab orang tua dan guru merekomendasikan siswa di tingkat akhir sekolah menengah atas sederajat untuk melanjutkan kuliah di universitas terkemuka. Oleh karena itu terjadi sedikit perbedaan antara pendukung dan penentang keberadaan universitas terkemuka itu sendiri. Baiklah, sebelum lebih jauh lagi, saya akan menguraikan tentang universitas terkemuka dalam tulisan saya kali ini.

Apa itu universitas terkemuka?

Siswa tingkat akhir sekolah menengah atas sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut. Siswa tingkat akhir sekolah menengah atas mengenal istilah tersebut di sekolah mereka belajar. Benar kan?  Bagi kalian yang ingin tahu tentang universitas terkemuka bisa diperoleh dari guru, orang tua, internet, datang ke universitas langsung, radio, dan media lainnya.

universitas terkemuka

Universitas terkemuka itu sendiri merupakan universitas unggulan yang memiliki sistem perencanaan, pelaksanaan, dan outcame yang berkualitas serta dipercaya oleh orang tua siswa sekolah menengah atas sederajat untuk berlomba-lomba mendaftarkan anaknya kesana.

Setuju atau tidak setuju dengan keberadaan universitas terkemuka?

Baiklah, pertanyaan tersebut akan dapat kalian pikirkan sendiri di akhir tulisan ini. Lahir/munculnya sesuatu tidak ada yang salah. Sama halnya dengan universitas terkemuka, karena terkadang banyak manfaat dari kemunculannya. Yang membuat tidak setuju sebenarnya dari sudut pandang orang tua siswa sekolah menengah atas sederajat yang cerdas namun kurang mampu dari segi finansial beranggapan bahwa universitas terkemuka biayanya mahal dan belum tentu lulusannya handal.

Tidak setuju

Pendapat tidak setuju biasanya muncul dari orang tua siswa sekolah menengah atas sederajat yang cerdas namun kurang mampu dari segi finansial, sehingga berakibat tidak dapat memenuhi biaya dan kebutuhan kuliah anaknya di universitas terkemuka. Dikatakan tidak dapat memenuhi biaya dan kebutuhan kuliah anaknya karena biasanya setiap tugas kuliah diselesaikan dengan teliti dan menggunakan media yang terjamin keberhasilannya.

Setuju :

Sedangkan yang setuju terhadap universitas terkemuka, datang dari kebanyakan orang tua siswa sekolah menengah atas yang cerdas serta mampu dari segi finansial. Kebanyakan mereka berpikir : “Kalau ada universitas terkemuka dan berkualitas, kenapa harus memilih yang lain.” Jadi sederhananya lebih ke kualitas pembelajaran dan lulusan daripada biaya kuliah. Karena hampir semua orang tua siswa sekolah menengah atas yang cerdas serta mampu dari segi finansial lebih memikirkan kemampuan anaknya baik dari soft skill maupun hard skill.

Kajian Penulis

Terlepas dari berbagai pendapat yang setuju atau tidak setuju, mari kita mulai membahas dari sisi tidak setuju. Baiklah, saya akui diawal, saya merupakan salah satu pendidik tingkat sekolah dasar yang mengutamakan kualitas perencananaan, proses, dan hasil dalam suatu pembelajaran. Kualitas merupakan tiang yang menunjukkan baik dan tidaknya suatu pembelajaran, khususnya pada pendidikan di universitas.

Universitas terkemuka tersebut sejatinya muncul dari sistem perencanaan, proses, dan outcame yang berkualitas dan handal yang dididik oleh dosen bersertifikasi serta sarana dan prasarana yang memadai bagi seluruh warga universitas. Selanjutnya, civitas akademika menyatakan bahwa “uiversitas terkemuka merupakan salah satu inovasi dalam pendidikan tinggi, yang mana kualitas pembelajaran dan lulusan yang terjamin di masa mendatang.” Hal tersebut didukung dengan soft skill dan hard skill lulusan universitas terkemuka yang memang sudah terjamin di dunia kerja maupun di masa depannya.

Jadi tanpa saya simpulkan, reader pasti sudah mampu menempatkan diri apakah mau setuju atau tidak setuju dengan keberadaan universitas terkemuka. Semua bebas untuk menentukan pilihan. Dibandingkan memperdebatkan setuju dan tidak setuju dari suatu hal, akan lebih bijak jika kita mencari solusi pemecahan dan mengambil hikmah serta manfaatnya.

The following two tabs change content below.
Tulisan dari Tentor atau Penulis Freelance di bimbel KLC. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.