Belajar Perkalian Dengan Cara Kekinian Yang Menyenangkan

Telah dibaca 596 kali

Pernahkan kalian membayangkan belajar perkalian itu menyenangkan? Pastinya tidak yang terbayang di pikiran kalian, saat mendengar kata perkalian pasti langsung terbayang akan banyaknya angka dan sulitnya melakukan perkalian. Apa lagi jika perkaliannya itu puluhan, ratusan bahkan sampai ribuan. Dengan banyaknya angka yang dikalikan terkadang membuat kita bingung sendiri dengan hasil perkaliannya. Sehingga kebanyakan dari kita lebih memilih menggunakan kalkulator atau menggunakan HP agar lebih cepat dan mudah dalam mengerjakan perkalian. Namun pernahkah kalian berfikir jika kita terus menggunakan kalkulator atau HP perlahan – lahan kita akan mengalami kemunduran dalam cara berfikir kita terutama dalam perkalian itu sendiri.

Belajar Perkalian menyenangkan

Untuk mencegah hal tersebut terjadi maka perlu dilakukan inovasi yang menarik terutama dalam melakukan perkalian agar perkalian itu tidak membosankan. Dengan kemajuan pendidikan sekarang ini banyak fariasi pembelajaran yang  dilakukan agar menarik menarik minat orang atau siswa dalam belajar terutama dalam belajar perkalian. Salah satu inovasi yang bisa kita terapkan yaitu perkalian gaya jepang yang akhir – akhir ini banyak dibicarakan. Mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan cara perkalian ini, pastinya bagi anak muda zaman sekarang yang sering membuka media social pasti sudah sering melihat banyak tutorial yang tentang cara perkalian bergaya jepang di youtube ataupun di media social lainnya. Tentunya dengan melihat tutorial saja kalian belum memahaminya bukan? Maka dari itu pada kesempatan kali ini kita akan membahas sedikit perkalian bergaya jepang.

Seperti Apa Sih Perkalian Ala Jepang Itu?

Sama halnya dengan perkalian pada umumnya perkalian ala jepang juga mengugunakan cara perkalian yang sama tapi yang membedakannya adalah cara dal mengalikan bilangannya. Jika pada umumnya perkalian biasa itu menggunakan angka atu menggunakan hitung susun, beda halnya dengan perkalian ala jepang yang menggunakan garis sebagai pengganti angka. Angka – angka di ganti dengan garis agar mempermudah dalam pengerjaannya garis yang digunakan harus disesuaikan dengan jumlah angka yang akan dikalikan.

Contoh :

Misalnya perkalian antara bilangan 254 X 145, caranya yang kita lakukan pertama yaitu mengubah terlebih dahulu bilangan 254 kedalam bentuk gari sehingga menjadi // //// //// kemudian hal yang sama juga dilakukan pada bilangan 145 sehingga menjadi / //// ////. Kemudian dilanjutkan dengan menggabungkan garis tersebut sehinggan menjadi seperti gambar di bawah ini.

Selanjutnya yang perlu kalian lakukan tinggal menjumlahkan garis garis yang berpotongan sehingga mendapatkan hasil perkalian dari 254 X 145. Yang perlu kalian ingat dalam penulisan garis dalam perkalian ala jepang, penulisannya dimulai dari angka yang paling belakang. Seperti perkalian bilangan 254 X 145 yang ditulis pertama adalah garis yang melambangkan bilangan 145. Bukan garis yang melambangkan bilangan 254. Hal ini dilakukan karena kebudayaa dari jepang yang terbalik dari belakang ke depan. Bukan seperti kita yang mengerjakan perkalian dari depan kebelakang. Sangat penting sekali memperhatikan meletakkan bilangan mana yang tulis terlebih dahulu dalam perkalian ala jepang. Hal ini dikarenakan jika kita memulainya dari angka yang paling depan maka dalam proses penjumlahannya nanti akan menjadi membingungkan. Oleh sebab itu kita perlu teliti dalam meletakkan dan memulai perkalian dengan menggunakan gaya jepang.

Apakah Semua Bilangan Bisa Dikalikan Dengan Perkalian Ala Jepang?

Jadi jawabannya tidak semua perkalian bisa menggunakan perkalian ala jepang ini. Perkalian ala jepang ini hanya bisanya digunakan mulai dari perkalian puluhan hingga ratusan. Jika ingin menggunakan perkalian ala jepang, kita harus memperhatikan bilangan yang akan kita kalikan. Kita tidak boleh sembarangan menggunkan perkalian ala jepang. Jika kalian menggunakan perkalian ala jepang pada saat mengalikan bilangan satuan, maka itu akan memakan waktu yang sangat lama dan cenderung membuang – buang waktu. Sebaiknya perkalian ala jepang itu digunakan jika kita akan mengerjakan perkalian puluhan. Maka perkalian ala jepang ini sangat berguna dalam mepersingkat waktu pengerjaan soal perkalian.

Contohnya:

Perkalian bilangan puluhan antara 25 X 24 menggunakan perkalian ala jepang, seperti contoh sebelumnya yang perlu kita lakukan adalah mengubah angka terlebih dahulu menjadi garis. Ingat yang pertama ditulis adalah angka yang paling belakang, perhatikan gambar dibawah ini.

belajar perkalian

Selanjutnya yang kita lakukan tinggal menjumlahkan garis – garis yang saling bertemu atau berpotongan kemudian untuk mempermudah memahaminya kalian bisa melihat gambar diatas perkalian puluhan menggunakan perkslian alajepang. Kalian juga bisa mencobanya dengan menggunakan bilangan – bilangan yang lainnya agar mempermudah kalian memahami perkalian menggunakan gaya perkalian jepang. Tentunya kalian akan mendapatkan pengalaman yang baru saat kalian berhasil mengerjakan soal perkalian dengan cara yang fun dan menyenangkan. Sehingga perkalian yang dulunya membosankan sekarang berubah menjadi perkalian yang menyenangkan dan membuat kita ketagihan dalam mempelajarinya. Untuk lebih mendalami langsung mengenai teknik perkalian ini, Bimbel KLC hadir dengan program terbarunya untuk jenjang SD, yaitu Skill Count. Untuk info lebih lanjut bisa baca disini.

Demikianlah pembahasan singkat kita tentang Belajar perkalian dengan cara kekinian yang menyenangkan. Semoga dengan adanya pembahasan tadi dapat memberikan kawan – kawan sekalian tambahan tentang pengetahuan yang baru khususnya dalam melakukan pembelajaran perkalian yang dulunya mungkin membosankan sekarang berubah menjadi menyenangkan. Semoga pembahasan kita kali ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Dan yang paling penting ingat jangan lupa untuk selalu mencobanya. Jika tidak dicoba maka kita tidak akan tau bedanya, akhir kata saya ucapkan terimakasih dan selamat mencobanya di rumah.

 

Ingat Jangan Ragu Untuk Mecoba Sesuatu Yang Baru,Jika Kita Ragu Maka Akan Sulit Untuk Maju Kedepan. Karena Dengan Mencoba Sesuatu Yang Baru Kita Akan Mendapatkan Pengalaman Dan Pengetahuan Baru Yang Berguna Di Masa Depan

The following two tabs change content below.

Adi Kasuma

Tentor di Bimbel Krishna Learning Center

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.