PEMBELAJARAN DARING VS COVID-19. Yuk simak penjelasannya!

Telah dibaca beberapa kali

Hai teman-teman sekalian bagaimna kabar kalian? Semoga selalu diberikan sehat dan dijauhkan dari penyakit. Berjumpa kembali bersama saya, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai pembelajaran daring di tengah pandemi covid-19.

Dampak dari pandemi Covid-19

Selama masa pandemi ini kita banyak mengalami banyak perubahan. Terutama dalam hal gaya hidup dari yang dulunya bisa bebas melakukan apapun. Namun, sekarang harus dilakukan dengan serba hati-hati dan tidak sebebas dulu. Sekarang kita harus menjaga diri dengan cara menggunakan masker dan menjaga jarak. Inilah kadang yang membuat kita menjadi tidak nyaman dalam beraktifitas.

Hal ini juga merubah dan mempengaruhi berbagai hal salah satunya di bidang pendidikan. Yang mengharuskan sekolah untuk libur sementara dengan tidak melaksanakan pembelajaran sebagaimana biasanya. Dalam hal ini membuat proses belajar mengajar menjadi terhambat. Serta mengharuskan mengalami perubahan yang begitu besar, yang dulunya bisa berinteraksi dengan bebas sekarang tidak bisa. Karena dibatasi oleh jarak dan aturan harus menjaga jarak satu sama lainnya. Hal ini menimbulkan rasa bosan terutama pada siswa dikarenakan mereka tidak bebas melaksanakan kegiatan. Mereka juga harus mematuhi aturan tidak boleh untuk keluar dari rumah selama pandemi covid-19 belum berakhir.

Bagaimana Pembelajaran Secara Daring Ditengah Pandemi Covid-19?

Ditengah pandemi seperti sekarang diperlukan inovasi khususnya pada kegiatan belajar mengajar. Maka akan memungkinkan siswa untuk melaksanakan pembelajaran secara aman dan menyenangkan dari rumah. Hal ini lah yang mendorong guru harus bisa berinovasi terutama dalam melaksakan proses belajar dari rumah. Sekarang pertanyaannya apakah ada model pembelajaran yang bisa dilakukan selama masa pandemi ini? Tentunya ada, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pembelajaran secara daring atau menggunakan internet. Daring bisa dilakukan meski jarak antara guru dan siswa jauh. Dengan melakukan kegiatan belajar secara daring kita dapat mengurangi resiko penyebaran covid-19 karena tidak ada interaksi dengan orang lain.

Pembelajaran

Namun apakah belajar secara daring bisa berjalan dengan efektif ? itu semua tergantung dari perangkat pendukung yang dimiliki masing-masing individu. Guru dan siswa pada zaman kini sudah hampir semua memiliki telpon pintar digunakan untuk melaksanakan kegiatan belajar secara daring. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan aplikasi yang memungkin kita berbicara dengan banyak orang secara bersamaan. Ini didukung dengan banyaknya penyedia jasa mengeluarkan aplikasi untuk mendukung proses belajar mengajar jarak jauh.

Pembelajaran secara daring bukan tanpa kendala atau hambatan. Hambatan utama dalam melaksanakan daring adalah koneksi internet dan peralatan yang kurang mendukung. Biasanya tidak semua daerah memiliki koneksi internet yang mendukung untuk melaksanakan kegiatan belajar secara daring. Inilah yang menyebabkan pembelajaran daring tidak bisa terlaksana dengan baik terutama di daerah pelosok desa. Inilah penghambat terbesar dalam kegiatan daring, terutama untuk sekolah yang berada di daerah pedesaan. Masih banyak sekolah yang tidak dapat melaksanakan pembelajaran daring secara maksimal. Penyebabnya karena tidak semua sekolah mampu untuk membeli perlengkapan untuk melaksanakan kegiatan belajar secara daring. Terkadang banyak siswa yang mengeluhkan pembelajaran yang dilakukan secara daring, karena siswa terlalu banyak diberikan tugas. Dengan tugas yang menumpuk selama belajar dengan sistem daring menyebabkan siswa malas dan cepat merasa bosan.

Inovasi apa yang perlu dilakukan?

Maka dari itu diperlukan berbagai inovasi yang perlu dilakukan oleh guru. Seperti melakukan sesuatu yang menarik minat siswa agar tidak merasa bosan selama melaksanakan pembelajaran secara daring atau dari rumah. Selain itu diperlukan peran serta pemerintah dalam melakukan upaya agar kegiatan pembelajaran daring dapat dilakukan secara maksimal. Misalnya dengan memperbaiki jaringan internet, karena jaringan internet memegang peranan penting dalam lancarnya pembelajaran daring dilakukan. Jika koneksi internet tidak berjalan dengan baik atau kurang lancar dapat dipastikan pembelajaran daring tidak akan terhambat. Bisa dikatakan jaringan internet adalah pusat dari pembelajaran daring atau pembelajaran secara online. Dengan demikian diperlukan peralatan yang memadai terutama peralatan penunjang untuk jaringan internet. Jika pandemi covid-19 belum berakhir bukan tidak mungkin proses pembelajaran cecara daring akan terus dilakukan.

Nah itu tadi pembahasan kita mengenai pembelajaran daring ditengah masa pandemi covid-19. Dapat kita simpulkan bahwa pembelajaran secara daring atau online memiliki keuntungan dan kelemahan. Keuntungannya kita tidak perlu keluar rumah dan pergi kesekolah ditengah pandemi seperti sekarang ini. Pembelajaran secara daring juga memiliki kelemahan yaitu kurang memadainya infrastruktur pendukung pembelajaran secara daring seperti akses internet yang kurang mendukung . Serta kurangnya inovasi yang bisa membuat siswa untuk lebih semangat belajar di rumah dan tidak merasa jenuh atau bosan. Sekian pembahasan kita kali ini, tetap jaga kesehatan kurangi beraktifitas di luar rumah jika tidak diperlukan.

“Hidup harus tetap berjalan dan melangkah kedepan, meski berat pasti cobaan ini akan terlewati. Cobaan inilah yang akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya”

Jangan lupa baca artikel menarik lainnya untuk mengisi kegiatan kalian dirumah

Editor : -NR-

The following two tabs change content below.

Adi Kasuma

Tentor di Bimbel Krishna Learning Center

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.