Menjadi siswa pintar tidak membuat kita sukses dalam hidup?

Telah dibaca 35 kali

Sukses dalam hidup. Pengetahuan umumnya kita dapatkan dari mata pelajaran di sekolah seperti Sejarah, Matematika, Biologi, Fisika dan pelajaran lainnya. Namun sesungguhnya, pengetahuan itu bukan hanya tentang mata pelajaran di sekolah. Pengetahuan dapat kita temukan dimana saja, bahkan ketika kita berkendara di jalanan pun kita dapat memperoleh pengetahuan.

Kerap kali kita mendefinisikan seseorang yang pintar adalah mereka yang memiliki pengetahuan yang luas. Hal itu tentu tidak salah, karena kenyataan di lapangan memang begitu. Dalam pendidikan Indonesia, siswa yang mampu menghafal seluruh pelajaran tersebut akan mendapatkan ranking di kelasnya dan akan mendapat perhatian serta pujian dari pihak sekolah. Lalu, benarkah dengan menjadi siswa pintar tidak membuat kita sukses dalam hidup?

Mengapa muncul anggapan bahwa menjadi siswa pintar tidak membuat kita sukses dalam hidup?

Banyak diantara kita kerap kali mendengar bahwa seorang anak yang pintar dalam hal akademik di sekolahnya justru cenderung tidak sukses atau bahkan gagal dalam kehidupan. Hal ini diperkuat dari cerita-cerita orang terkaya di dunia, seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg dan Bob Sadino sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.

Mereka adalah salah satu contoh dari orang sukses yang gagal dalam pendidikannya. Meskipun gagal, toh nyatanya mereka menjadi orang terkaya. Hal ini-lah yang membuat kita berpikir bahwa menjadi siswa pintar tidak membuat kita sukses dalam hidup.

Seperti yang dikatakan oleh Bob Sadino.

“Orang bodoh itu gak banyak mikir, yang penting terus melangkah. Orang pintar kebanyakan mikir, akibatnya tidak pernah melangkah”

“Orang pinter gampang cari kerja, dia jadi karyawan. Orang goblok susah cari kerja dia buka usaha, akhirnya banyak orang pinter yang punya bos orang bodoh”

Hal tersebut membuat kita semakin yakin bahwa apa yang kita raih sekarang ketika berada di bangku sekolah tidak akan mampu memperbaiki kehidupan kita dimasa depan. Namun pemikiran tersebut sebenarnya tidaklah salah, karena hampir sebagian dari pembelajaran tersebut tidak berkorelasi dengan keterampilan yang kita butuhkan di dunia kerja.

Orang pintar biasanya bersikap sangat selektif, untuk mulai melangkah, mereka biasanya akan memikirkan segala sesuatu hal secara berhati-hati. Sehingga tidak salah kata Bob Sadino bahwa orang pintar itu banyak berpikirnya. Karena banyak berpikir, maka semakin banyak pula kendala yang akan diperkirakan.

Oleh sebab itulah mereka akan takut mengambil resiko. Orang-orang pintar kadang juga agak sulit berinteraksi atau bekerjasama dengan orang lain. Mungkin diantara sobat viewers mempunyai teman di sekolah yang pintar namun sikapnya sangat tertutup, kutu buku, dll. Hal inilah yang mampu memunculkan anggapan bahwa orang pintar itu sulit sukses.

Lalu, benarkah orang pintar sulit sukses?

Sebenarnya, dalam hidup ini, untuk mampu meraih kesuksesan ada banyak faktor yang mempengaruhi. Dimana ada komponen pengetahuan didalamnya. Pengetahuan menjadi hal yang penting yang harus kita miliki, namun pengetahuan disini bukan berarti kita harus menjadi seseorang yang pintar yang mampu menghafal rumus-rumus dengan cepat.

Pintar yang dimaksud adalah bagaimana kita memiliki pengetahuan terhadap apa yang kita kerjakan, pengetahuan mengenai cara menyelesaikan permasalahan kehidupan dan pengetahuan-pengetahuan lain yang bisa mendukung hidup kita kedepannya. Dengan menjadi orang pintar kita akan sulit sukses hanyalah sebuah anggapan atau opini. Anggapan itu bisa saja salah bukan? Dan benar saja, anggapan tersebut memang salah.

Sukses itu untuk siapa?

Sukses itu justru datang kepada orang-orang pintar yang mau mengimplementasikan pengetahuan mereka. (Baca juga cara menjadi siswa berkualitas). Mereka mengubah pengetahuan tersebut menjadi keterampilan yang mampu membantunya dalam dunia kerja.

Mereka yang mau melatih bakat dan kemampuannya dan memperluas pengetahuannya tentang hal tersebut pasti memiliki kesempatan untuk menjadi sukses. Misalnya seseorang yang tertarik dalam mempelajari anatomi tubuh manusia tentunya dia harus banyak belajar untuk nantinya menjadi seorang ahli bedah yang hebat!

Sukses itu butuh ilmu.

Meskipun begitu, setiap orang pasti akan sukses dengan cara mereka sendiri. Setiap orang mendefinisikan sukses mereka dengan berbeda-beda. Memang sukses itu perlu ilmu, karena tidak mungkin kita mampu menjual obat-obatan apabila kita tidak tahu apa khasiat obat itu dan terbuat dari bahan apa obat itu.

Segala hal di dunia ini perlu ilmu, ilmu itu bisa kita dapatkan melalui pendidikan di sekolah dan dimanapun. Jadi proses pintar itu definisinya sangatlah luas, dengan menguasai ilmu-ilmu sederhana seperti itu saja sudah membuat kalian tampak pintar.

Jadi sobat viewers, saat ini entah kalian menjadi orang yang pintar, selalu mendapat peringkat 1 di sekolah ataupun menjadi ranking terakhir, janganlah risau. Sukses itu bergantung dari sejauh apa kerja keras yang kalian lakukan. Yang mau berusahalah yang akan sukses, bukan yang hanya bermalas-malasan, ya!

The following two tabs change content below.

Desy Natasia

Menulis adalah tentang mengekspresikan diri. Jika ingin mengenalku, bacalah tulisanku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.