Tips Kesehatan: Bahaya Akibat Mengunyah Satu Sisi

Telah dibaca 29 kali

Semua mahkluk hidup butuh makan dan apabila sudah berbicara tentang makan maka pengunyahan sudah pasti mengikuti proses ini. Proses pengunyahan menjadi penting karena semua makanan harus dipecah ke bentuk molekul yang sederhana sehinga dengan demikian memungkinkan semua nutrisi yang terkandung di dalamnya diserap oleh tubuh. Nah, berbicara tentang mengunyah, KLC readers kalau makan satu sisi atau dua sisi?

Mulai dari Sakit Kepala, Ompong, Sampai Wajah Besar Sebelah

Aneh ya pertanyannya, tapi jangan salah sangka dulu. Memiliki sisi kiri dan sisi kanan rahang seharusnya rahang seharusnya pengunyahan dilakukan di kedua sisi, namun ada kalanya orang hanya mengunyah di satu sisi saja  misalkan karena di satu sisi ada gigi yang sakit, gigi sudah hilang dicabut, atau terdapat sariawan di jaringan sekitar sehingga membuat pengunyahan menjadi tidak nyaman.

Seolah sepele, namun dalam jangka panjang mempunyai dampak yang buruk terhadap kesehatan gigi dan mulut. Yuk kita bahas satu-satu!

Apa maksudnya mengunyah di satu sisi?

Mengunyah di satu sisi atau yang dalam istilah kedokteran gigi mengunyah unilateral berarti mengunyah hanya di salah satu sisi rahang saja baik entah kiri saja atau kanan saja. Kebiasaan mengunyah dengan satu sisi merupakan kebiasaan pengunyahan yang buruk. Kebiasaan mengunyah satu sisi pada pasien yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari ini memiliki beberapa faktor pendukung yang menjadikan kebiasaan mengunyah satu sisi antara lain faktor kehilangan gigi, adanya trauma atau faktor psikologis.

Apa saja dampak dari mengunyah di satu sisi?

A. Penumpukan Karang Gigi

Karang gigi merupakan plak bakteri gigi yang terkalsifikas yang terbentuk oleh karena endapat makanan, air, ludah, dan bakter menglami proses pengapuran Coba tebak sisi yang terdapat penumpukan karang gigi yang dipergunakan mengunyah atau yang tidak dipergunakan mengunyah? Jawabannya adalah justru yang tidak dipergunakan mengunyah.

Mengapa demikian? Hal tersebut karena pengunyahan sesungguhnya juga merupakan mekanisme self cleansing dari rongga mulut. Di  mulut,  saliva  merupakan  cairan  protektif.

Rendahnya   sekresi   saliva   dan   kapasitas   buffer  sehingga kapasitas  buffer berkurang menyebabkan kurangnya  kemampuan pembersihan  sisa  makanan dan  sebagai  antibakteri gigi  geligi  pada  sisi  yang tidak melakukan  aktivitas  pengunyahan  makanan sehingga terjadi penurunan aliran saliva.

B. Peradangan Pada Gusi

Peradangan pada gusi atau yang dalam istilah kedokteran gigi disebut gingivitis dapat terjadi oleh karena akumulasi karang gigi. Karang gigi merupakan faktor iritasi yang dapat menyebabkan peradangan pada gusi. Bila tidah dihilangkan maka akan berlanjut pada kerusakan jaringan peyangga gigi lainnyya sehingga lama kelamaan gigi menjadi goyang dan bisa lepas dengan sendirinya.

C. Migrain

Mengunyah satu sisi dapat memicu migraine oleh karena akibat mengunyah satu sisi dapat menyebabkan otot sisi kiri dan kanan rahang tidak simetris dan seimbang.

D. Asimetris Wajah

Sesuai namanya, asimetris wajah berarti sisi wajah kiri dan kanan menjadi tidak simetris. Pada sisi rahang yang lebih banyak dipergunakan untuk mengunyah akan menjadi lebih panjang dan otot dari sisi rahang yang sering digunakan untuk mengunyah akan lebih tebal dari otot rahang yang lain sehingga dengan demikian tebalnya otot di satu sisi akan menyebkan menjadi tidak simetris.

Lalu kemudian apa yang bisa dilakukan?

Tinjaulah apa yang menjadi penyebab kebiasaan mengunyah di satu sisi, misalkan karena faktor gigi berlubang maka segeralah menambal gigi. Apabila karena faktor kehilangan gigi maka mulailah pembuatan gigi palsu. Tapi lebih dari itu kesadaran pribadi adalah menjadi yang utama karena memang kalau sudah terbiasa maka menjadi kebiasaan sehingga butuh kesadaran dan kontrol diri pribadi untuk menghentikan kebiasaan ini.

Kajian Penulis

Lagi lagi sharing pengalaman saya sebagai mahasiswa koas kedokteran gigi ya, semoga KLC reader semua tidak bosan hehe. Jadi, seluruh akibat dari mengunyah satu sisi yang saya lampirkan di artikel ini sudah pernah saya temukan sendiri di klinik, tapi dari hasil berbincang denga pasien saya, tidak ada satupun yang tahu kebiasaan mengunyah satu sisi mempunyai kontribusi terhadap gangguan kesehatan kesehatan lain yang mereka alami.

Ada banyak hal sekilas sepele tapi ternyata tidak sepele karena efek buruknya dalam jangka waktu panjang. Untuk itu, dengan artikel dan platform yang disediakan oleh KLC semoga reader semua dapat semakin memahami dan dapat meningkatkan kesadarannya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut ya.

Salam saya, Abi

The following two tabs change content below.

Abigail Larasati

Mahasiswa Kedokteran Gigi at Universitas Mahasaraswati Denpasar
Seorang gadis yang menulis untuk berbagi dan menginspirasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.