Belajar Mengenal Hangeul : Alfabet asli Korea (Part 1)

Telah dibaca 0 kali

Siapa disini teman-teman yang tidak tahu Korea? Yakin deh semua pasti tahu karena begitu pesatnya perkembangan bangsa Korea dan bahkan semakin dikenal luas di dunia berkat pengaruh k-pop dan k-drama. Gak heran deh ya, kadang-kadang dalam percakapan sehari-hari bahasa Indonesia ada saja yang menggunakan kata-kata yang biasa mereka dengan dari lagu maupun drama Korea seperti saranghaeyo yang artinya aku cinta kamu, oppa yang merupakan sebutan dari perempuan kepada laki-laki yang lebih tua, dan gamsahamnida yang berarti terima kasih.

Melihat besarnya antusiasme masyarakat Indonesia (termasuk aku sendiri hehe) dengan kebudayaan Korea, rasa ingin tahu dan motivasi untuk mempelajari bahasa Korea semakin tinggi. Yang unik dari bahasa Korea adalah karena memiliki sistem alfabet sendiri yang disebut hangeul, jadi sebelum langsung belajar menghapal kata atau grammar  penting sekali untuk start dari dasarnya hangeul ini untuk membentuk ketrampilan membaca dan menulis terdahulu untuk mempunyai dasar yang baik sebelum mendalami bahasa korea.

Yuk Belajar sama-sama!

Apa itu Hangeul?

Hangeul (한글) adalah sistem alfabet bahasa Korea yang diciptakan oleh raja Sejong dari dinasti Joseondan beberapa ilmuwan pada tahun 1443. Sebelum Hangeul diciptakan , rakyat Korea menggunakan huruf karakter Cina dalam kehidupan sehari-harinya. Namun, karena huruf karakter Cina jumlahnya sangat banyak, rumit, serta susah dipelajari maka raja Sejong berinisiatif untuk membuat sistem huruf yang lebih mudah untuk dipergunakan oleh rakyat Korea.

Jadi, apa saja komposisi dari Hangeul?

 Hangeul terbagi sesuai dengan bunyinya, yakni vocal dan konsonan. Adapun pembagiannya yaitu 19 buah konsonan yang terdiri dari 14 huruf konsonan tunggal dan 5 huruf konsonan ganda serta 21 buah huruf vocal yang terdiri atas 10 huruf vocal tunggal dan 11 huruf vocal ganda.

hangeul
Girl Band Korea (Source: www.kabarmaya.co.id)

Berikut ini penjelasannya :

A. Vokal Tunggal

Bentuk Huruf Lafal
A
Ya
Eo
Yeo
O
Yo
U
Yu
ㅡ   Eu
i

B. Vokal Ganda

Bentuk Huruf Lafal
Ya
Yae
E
ye
Oe/we
Wa
Wae
Wi
weo
we
eui

Yang special untuk untuk huruf 의 ‘eui’, terdapat  3 cara pengucapan: eui, i, dan e. Bila terletak di awal, maka tetap diucapkan ‘eui’. Namun bila berada di tengah atau akhir kata, dibaca ‘i’. Apabila 의 berfungsi sebagai penanda kepemilikan maka dibaca e.

C. Konsonan Tunggal

Bentuk Huruf Lafal
g
n
d
r
m
b
ng, namun kalau di awal kata tidak berbunyi
s
j
ch
kh
th
ph
h

D. Konsonan Ganda

Bentuk Huruf Padanan Huruf  
k
t
p
ss
c

Aduh susah banget, gimana menghapalnya ya?

Iya kalian semua betul, memang Hangeul ini beda banget dengan alfabet yang kita pergunakan di Indonesia. Oops  tapi jangan khawatir, ni ada tips dan trik dari aku sendiri sebagai orang yang juga sedang giat mempelajari bahasa Korea :

1. Kelompokkan yang bentuknya mirip dan memiliki persamaan 

Contohnya ni coba perhatikan de 아 dan 어, mirip tapi beda kan. Nah cara aku menghapal “kalau tangannnya ke kanan lafalnya pasti a kalau tangan ke kiri pasti eo” . Ada juga 오dan우, “kalau t terbalik pasti o dan t biasa jadi u”. Selain itu ada 야, 예, 요, 유 yang dilafalkan secara berturut-turut ya, yeo, yu, dan yo. Ayo ada yang sadar gak persamaan mereka apa?

Ya betul sekali mereka semua sama-sama berawalan y, namun dilihat dari bentuk hurufnya cara cepat menghapalna adalah ‘ semua tambahan satu garis dari bentuk aslinya menjadi berawalan y’ makana kalian lihat 아 (a) dan 야 (ya) pembedanya haya satu garis tambahan kan dan prinsip ini juga berlaku untuk semua huruf berawalan y lainnya.

2. Bentuk huruf coba diasosiakan dengan sesuatu yang lain yang lebih mudah diingat.

Yang ini memang agak susah si dan mungkin beda-beda setiap orang, tapi kalau untuk aku ni misalkanㄱ(g) dan ㄴ(n), ㅁ(m) aku mengingat mereka seperti kotak. Kalau kotak atasnya saja maka menjadi g kalau kotak bawahnya saja menjadi n tapi kalau full kotak mnjadi ng.

Kajian Penulis

Nah itu dia huruf-huruf dalam Hangeul!

Teman-teman yang tertarik belajar bahasa Korea, hapalkan dulu huruf-hurufnya. Iya si beda banget sama apa yang kita pakai di Indonesia, tapi dengan tekun tidak ada yang tidak mungkin karena usaha tidak akan mengkhianati hasil.

Sampai ketemu di part 2 ya KLC readers untuk kita sama-sama belajar cara menyusun huruf hangeulnya jadi bisa dirangkai menjadi kata.

Salam saya,

Abigail Larasati

The following two tabs change content below.

Abigail Larasati

Mahasiswa Kedokteran Gigi at Universitas Mahasaraswati Denpasar
Seorang gadis yang menulis untuk berbagi dan menginspirasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.