BUMI SEMAKIN MENUA – Begini ‘Wajah’ Bumi Ketika Es di Kutub Mencair.

Telah dibaca 164 kali

Pemanasan global atau yang lebih dikenal dengan “global Warming”, sudah tidak asing terdengar di telinga kita. Hal ini lebih sering dibicarakan setelah dampak dari fenomena tersebut dirasakan oleh masyarakat dunia. Pemanasan global ini berpengaruh pada cuaca yang tidak menentu. Suhu rata-rata permukaan bumi meningkat secara bertahap. Dari naiknya suhu rata-rata dan pemanasan yang berpusat di belahan utara bumi, menyebabkan es di kutub utara mencair.

Bagaimana kondisi bumi jika es di kutub mencair?

Akibat global warming, setiap tahun muka air laut naik secara drastis. Saljupun kian mencair. Nah, jika es di kutub pun ikut mencair pula, apa yang akan terjadi pada bumi ini nantinya?

Jika es di darat maupun di kutub mencair hingga meninggikan muka air laut setinggi 216 feet atau 65 meter saja, sudah ada puluhan kota di dunia yang akan tenggelam. Apalagi jika kutub mencair seluruhnya, bisa habis separuh daratan di bumi ini. Tidak sampai disana saja, hasil pertanianpun tidak luput dari pengaruh global warming. Hujan atau kemarau yang terlalu panjang, menyebabkan sering terjadi banjir atau kekeringan parah. Pertumbuhan tanaman akan terganggu yang pada akhirnya juga akan mengurangi hasil panen.

[Baca Juga : Gradien menunjukan tingkat “kemiringan” kehidupan kita ]

Yeah, bisa dikatakan planet bumi kita ini mulai menua dan tidak dalam kondisi baik-baik saja. Nah gambar-gambar yang ada di bawah ini bisa membantu menjelaskan apa yang terjadi dengan planet bumi akibat global warming.

1. Kalau mau bukti yang kasat mata, lihat saja kawasan artik dulu-sekarang

Padalah es di kutub-kutub bumi itu penting untuk keseimbangan ekosistem bumi

2. Hewan-hewan penghuni kutub mulai kesulitan bertahan hidup. Bila dibiarkan maka meraka akan punah

Jangan sampai populasinya tinggal yang dipajang di kebun binatang

3. Es mencair, mengakibatkan permukaan air laut meningkat

bumi

Bukan tak mungkin kelak rumahmu saat ini tenggelam dan menjadi lautan baru

4. Kita bernafas memerlukan oksigen. Tetapi semakin lama justru karbondioksida yang semakin mendominasi udara

Perlahan kita akan mati tercekik di bumi sendiri

5. Kenaikan level karbondioksida juga menyiksa hewan-hewan dalam air

Kematian massal dari spesies binatang tertentu makin sering terjadi

6. Kenaikan suhu air laut menyebabkan tingkat keasaman air laut meningkat

Beberapa tahun lagi mungkin terumbu karang hanya tinggal legenda

7. Cuaca semakin labil

Di Indonesia, hujan sering muncul tanpa jadwal sedangkan di daerah lain dilanda kekeringan

Masih mikir global warming hanya hoax??!….

Yuk kita kurangi global warming sekarang juga. Kita tidak memerlukan perubahan yang radikal untuk membantu Bumi ini menjadi lebih bersahabat. Ubahlah beberapa rutinitas yang dapat menurunkan “jejak karbon” Anda. Yang pada akhirnya akan menghemat uang Anda juga. Tetapi yang terpenting adalah kita memberikan anak cucu kita tempat yang lebih baik untuk ditinggali.

“Earth provides enough to satisfy every man’s need, but not every man’s greed”

Penulis : Ms Dwipa (IPS)

The following two tabs change content below.
Tulisan dari Tentor atau Penulis Freelance di bimbel KLC. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.